Iwan Fals – Yang Terlupakan

Denting piano kala jemari menari
Nada merambat pelan
Di kesunyian malam saat datang rintik hujan
Bersama sebuah bayang
Yang pernah terlupakan

Hati kecil berbisik untuk kembali padaNya
Seribu kata menggoda
Seribu sesal di depan mata seperti menjelma
Waktu aku tertawa
Kala memberimu dosa

Oh, maafkanlah
Oh, maafkanlah

Rasa sesal di dasar hati
Diam tak mau pergi
Haruskah aku lari dari kenyataan ini
Pernah ku mencoba tuk sembunyi
Namun senyum mu tetap mengikuti

Hati kecil berbisik untuk kembali padaNya
Seribu kata menggoda
Seribu sesal di depan mata seperti menjelma
Waktu aku tertawa
Kala memberimu dosa

Rasa sesal di dasar hati
Diam tak mau pergi
Haruskah aku lari dari kenyataan ini
Pernah ku mencoba tuk sembunyi
Namun senyum mu tetap mengikuti

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s


%d bloggers like this: